Scroll untuk baca artikel
Berita

Ketua IKAD Lampung Irene Fransisca Giri Dorong Generasi Muda Berprestasi di Ajang Muli Mekhanai 2026

8
×

Ketua IKAD Lampung Irene Fransisca Giri Dorong Generasi Muda Berprestasi di Ajang Muli Mekhanai 2026

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung β€” Ketua Ikatan Keluarga Anggota Dewan (IKAD) Provinsi Lampung, Irene Fransisca Giri, S.IKom., M.H., menghadiri sekaligus menjadi dewan juri dalam Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Provinsi Lampung Tahun 2026 yang digelar di Hotel Radisson, Bandar Lampung, Kamis (21/5/2026).

Kehadiran Irene Fransisca Giri bersama Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulansari Mirza, S.E., M.M., serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung, Agnes Eulan Marindo, S.E., menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan generasi muda sebagai duta budaya dan pariwisata Provinsi Lampung.

Acara grand final berlangsung meriah dan dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, S.Sos., M.Sc., Perwakilan Gubernur Lampung yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Drs. Muhammad Firsada, M.Si., jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, kepala daerah kabupaten/kota, pimpinan organisasi perangkat daerah, pelaku pariwisata, serta para finalis Muli Mekhanai dari berbagai daerah di Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, menyampaikan bahwa para finalis Muli Mekhanai merupakan representasi wajah pariwisata Lampung yang memiliki peran strategis dalam memperkenalkan kekayaan budaya, adat istiadat, serta potensi wisata daerah hingga ke tingkat nasional maupun internasional.

β€œGenerasi muda memiliki posisi penting dalam membangun citra daerah. Mereka bukan hanya menjadi ikon pariwisata, tetapi juga agen promosi budaya Lampung kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Sementara itu, sambutan Gubernur Lampung yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Firsada, menegaskan bahwa ajang Muli Mekhanai menjadi ruang pengembangan karakter, wawasan budaya, kemampuan komunikasi, dan kepedulian sosial generasi muda di tengah perkembangan zaman.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi tahunan, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan sumber daya manusia muda yang berkualitas dan berdaya saing.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua IKAD Provinsi Lampung, Irene Fransisca Giri, turut memberikan dukungan dan motivasi kepada seluruh finalis yang telah melewati berbagai tahapan seleksi sejak April 2026.

Ajang Muli Mekhanai yang telah diselenggarakan sejak tahun 1989 itu dinilai menjadi wadah strategis dalam mencetak generasi muda Lampung yang berkarakter, percaya diri, serta mampu menjadi representasi daerah di berbagai tingkat.

Tahun ini, Pemilihan Muli Mekhanai Provinsi Lampung diikuti peserta dari 10 kabupaten/kota. Para finalis sebelumnya telah mendapatkan pembekalan mengenai pariwisata, budaya Lampung, public speaking, personal branding, hingga penguatan etika dan kepribadian.

Sebagai salah satu dewan juri, Irene Fransisca Giri menilai para peserta tidak hanya dari aspek penampilan, tetapi juga kemampuan komunikasi, wawasan budaya, karakter, serta kesiapan mereka menjadi representasi Provinsi Lampung di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui ajang tersebut, Irene berharap para finalis mampu menjadi generasi muda yang tidak hanya membanggakan daerah melalui prestasi, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan serta pelestarian budaya Lampung di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *