Menuju Pendidikan Merata, Way Kanan Fokus Benahi Sarana Sekolah
WAY KANAN, TIPIKOR NEWS — Upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata di Kabupaten Way Kanan terus didorong melalui pembenahan sarana dan prasarana sekolah. Ketersediaan ruang belajar yang aman, nyaman, dan layak dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bagi siswa.
Data Kemendikdasmen semester 2025/2026 menunjukkan kondisi ruang kelas sejumlah sekolah dasar di Way Kanan masih beragam. Sebagian sekolah telah memiliki ruang kelas dengan tingkat kelayakan tinggi, sementara beberapa sekolah lainnya masih membutuhkan perhatian dan perbaikan.
Salah satunya UPT SDN 02 Serdang Kuring Induk yang tercatat memiliki persentase ruang kelas layak sebesar 33,33 persen. Sementara UPT SDN 01 Nuar Maju tercatat telah memiliki 100 persen ruang kelas layak.
Kondisi lainnya terlihat di UPT SDN 01 Adi Jaya dengan tingkat kelayakan ruang kelas sekitar 53,85 persen serta UPT SDN 01 Tiuh Balak Pasar sekitar 52,38 persen.
Perbedaan kondisi tersebut menjadi gambaran penting bagi pemerintah daerah untuk menentukan prioritas pembenahan berdasarkan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Way Kanan, Kiki Christanto, berharap dukungan pemerintah pusat dapat terus diperkuat, khususnya untuk membantu sekolah-sekolah yang membutuhkan rehabilitasi ruang kelas.
“Kami berharap pemerintah pusat terus memberikan dukungan dan bantuan untuk perbaikan ruang kelas di Kabupaten Way Kanan. Dengan dukungan tersebut, sekolah-sekolah yang masih membutuhkan rehabilitasi dapat segera ditangani sehingga siswa bisa belajar di ruang yang aman, nyaman, dan layak,” ujar Kiki Christanto, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi penting agar program peningkatan sarana pendidikan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Harapan serupa disampaikan Ketua K3S SD Way Kanan, Ilham Fadli. Menurutnya, bantuan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan ruang kelas yang kondisinya masih memerlukan perbaikan.
“Kami sangat berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah pusat untuk perbaikan ruang kelas yang kondisinya masih membutuhkan penanganan. Dukungan ini sangat berarti bagi sekolah dan tentu akan berdampak langsung terhadap kenyamanan siswa serta kualitas proses belajar mengajar,” kata Ilham Fadli.
Pembenahan ruang kelas tidak semata-mata menyangkut kondisi fisik bangunan. Lingkungan belajar yang aman dan nyaman juga menjadi bagian penting dalam mendukung guru menjalankan proses pembelajaran dan memberikan ruang yang lebih baik bagi siswa untuk berkembang.
Karena itu, data pendidikan dapat menjadi pijakan dalam menentukan skala prioritas. Sekolah dengan tingkat kelayakan rendah dapat memperoleh perhatian lebih besar, sementara fasilitas yang sudah baik tetap dijaga melalui pemeliharaan secara berkala.
Dengan kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah pusat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, K3S, kepala sekolah, guru, serta masyarakat, pemerataan kualitas sarana pendidikan di Way Kanan diharapkan dapat terus dipercepat.
Dari ruang kelas yang layak, lahir proses belajar yang lebih nyaman. Dari pendidikan yang merata, tumbuh generasi Way Kanan yang lebih kuat dan berdaya saing. (Red)






Tinggalkan Balasan