BANDAR LAMPUNG, TIPIKOR NEWS – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung, dr. Lukman Pura, menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat melalui peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang diiringi perhatian terhadap kesejahteraan pegawai.

Menurutnya, kualitas pelayanan rumah sakit tidak terlepas dari peran seluruh sumber daya manusia yang bekerja di dalamnya. Karena itu, penguatan pelayanan perlu berjalan beriringan dengan upaya menciptakan lingkungan kerja yang profesional, kondusif, dan mendukung kinerja pegawai.

Lukman Pura mendorong seluruh jajaran RSUDAM untuk memperkuat kerja sama, koordinasi, dan komunikasi, baik di lingkungan internal maupun dengan pihak eksternal. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran operasional rumah sakit sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

β€œKerja sama dan komunikasi harus terus diperkuat, baik secara internal maupun eksternal. Dengan sinergi yang baik, kita dapat bersama-sama meningkatkan pelayanan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain peningkatan mutu pelayanan, perhatian terhadap kesejahteraan pegawai juga menjadi aspek penting dalam mendukung keberlangsungan organisasi.

Pegawai yang memperoleh perhatian terhadap hak, tanggung jawab, dan kondisi kerjanya diharapkan dapat menjalankan tugas secara optimal sesuai dengan bidang masing-masing.

Dalam konteks tersebut, pengelolaan kesejahteraan pegawai perlu dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini penting untuk menjaga hubungan kerja yang baik sekaligus mendukung efektivitas pelayanan di setiap unit rumah sakit.

Sebagai rumah sakit rujukan di Provinsi Lampung, RSUDAM memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan menjawab kebutuhan masyarakat. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh jajaran, mulai dari tenaga medis, tenaga keperawatan, tenaga kesehatan lainnya, hingga pegawai administrasi dan pendukung.

Penguatan komunikasi antarunit juga diharapkan dapat membantu mengidentifikasi berbagai kendala operasional, mempercepat koordinasi, serta mendorong penyelesaian persoalan secara terukur dan bertanggung jawab.

Melalui peningkatan mutu pelayanan, penguatan sinergi internal, dan perhatian terhadap kesejahteraan pegawai, RSUDAM diharapkan dapat membangun lingkungan kerja yang lebih baik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.

Kepercayaan publik, pada akhirnya, perlu dijaga melalui pelayanan yang profesional, sikap yang humanis, pengelolaan rumah sakit yang akuntabel, serta komitmen berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan pasien dan masyarakat.

Dengan demikian, peningkatan kualitas pelayanan dan perhatian terhadap kesejahteraan pegawai menjadi dua aspek yang saling mendukung dalam mewujudkan RSUDAM yang semakin responsif, profesional, dan dipercaya masyarakat. (Adv)