LAMPUNG BARAT, TIPIKOR NEWS – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat melalui pelaksanaan program pasar murah di berbagai kabupaten/kota. Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi sekaligus memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Salah satu pelaksanaan pasar murah digelar di Pekon Srimulyo, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat, dengan dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Kehadiran gubernur di lokasi merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan program berjalan efektif, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dalam peninjauannya, Gubernur Mirza memastikan seluruh komoditas yang disediakan tersedia dalam jumlah yang memadai serta dijual sesuai harga yang telah ditetapkan. Menurutnya, pasar murah merupakan instrumen penting untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.

Berbagai kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Di antaranya minyak goreng dijual seharga Rp15.000 per liter, beras SPHP sebesar Rp58.000 per kemasan 5 kilogram, serta tepung terigu dengan harga Rp9.000 per kilogram. Harga tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menghemat pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan.

Program pasar murah juga merupakan bagian dari langkah Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung pengendalian inflasi daerah. Dengan menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terpelihara sehingga aktivitas ekonomi dapat terus berjalan secara sehat dan stabil.

Sejak kegiatan dimulai, masyarakat tampak antusias memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah. Warga datang sejak pagi hari dan mengantre secara tertib untuk memperoleh berbagai komoditas yang telah disediakan.

Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa program pasar murah masih menjadi salah satu kebijakan yang dinantikan masyarakat. Selain memberikan manfaat ekonomi secara langsung, kegiatan ini juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dalam menghadapi tantangan kenaikan harga pangan.

Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan akan terus melaksanakan program serupa di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan harga, memperkuat ketahanan pangan, serta memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan program pasar murah dapat terus memberikan dampak positif bagi pengendalian inflasi, menjaga stabilitas ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung. (Tim)