BANDAR LAMPUNG, TIPIKOR NEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Kelas Migran Vokasi Tahun Ajaran 2026/2027.

Sebanyak 193 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) telah dinyatakan lolos tahap screening awal dan dipersiapkan untuk mengikuti proses seleksi lanjutan sebelum diberangkatkan bekerja ke Jepang.

Persiapan program tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Wakil Gubernur Jihan Nurlela, di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.

Rapat juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa pelaksanaan Program Kelas Migran Vokasi dirancang untuk mencetak lulusan SMK yang memiliki kompetensi sesuai standar kebutuhan industri internasional, khususnya di Jepang.

Pada pelaksanaan tahun ini, proses seleksi dilakukan lebih ketat dengan mengacu pada standar rekrutmen tenaga kerja di Jepang. Tahapan seleksi meliputi pemeriksaan kesehatan, kesiapan fisik, mental, hingga kemampuan berbahasa Jepang sebagai bekal sebelum mengikuti pelatihan intensif di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Setelah menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan dan seleksi, para peserta ditargetkan dapat diberangkatkan ke Jepang dalam beberapa bulan mendatang untuk bekerja di berbagai sektor, seperti caregiver, konstruksi, hospitality, serta bidang lain yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

Melalui program ini, Pemprov Lampung berharap semakin banyak lulusan SMK yang mampu bersaing di pasar kerja global, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penempatan tenaga kerja yang profesional dan berkompeten. (Red)