LAMPUNG SELATAN – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Lesty Putri Utami, mengajak generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z) di Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, untuk lebih peduli terhadap demokrasi dan tidak bersikap apatis terhadap dinamika politik.

Ajakan tersebut disampaikan Lesty saat menjadi pembicara dalam diskusi publik bertajuk “Dari Kudatuli ke Demokrasi, Mengapa Gen Z Harus Peduli” yang digelar di Kafe Kopi Tougue, Tanjung Bintang, Rabu (15/7/2026). Kegiatan itu diikuti puluhan Gen Z dan kalangan muda yang antusias berdiskusi mengenai perjalanan demokrasi Indonesia.

Menurut Lesty, demokrasi bukan hanya menjadi urusan para politisi, tetapi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Karena itu, generasi muda perlu memahami nilai-nilai demokrasi agar mampu menjaga dan mengawalnya.

“Gen Z harus paham dan mengerti tentang demokrasi, karena saat ini demokrasi sudah menyatu dalam kehidupan sehari-hari. Kami mengajak mereka untuk melek dan peduli terhadap demokrasi,” ujar Lesty.

Ia menegaskan, diskusi publik tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang lebih luas kepada Gen Z mengenai prinsip-prinsip demokrasi agar tidak mengalami kemunduran.

“Kami ingin masyarakat, khususnya Gen Z, menjadi pengawas dalam kehidupan bermasyarakat. Jangan sampai kehilangan nilai-nilai utama demokrasi, sehingga demokrasi kita tidak mundur,” katanya.

Diskusi berlangsung interaktif dengan menghadirkan tiga narasumber dari berbagai latar belakang, yakni politisi PDI Perjuangan Sujiatmoko, pengamat politik Universitas Lampung Aziz Amriwan, serta influencer kritis asal Tanjung Bintang Ummu Hani.

Dalam pemaparannya, Sujiatmoko menilai tantangan terbesar yang dihadapi Gen Z saat ini adalah rendahnya budaya literasi. Menurutnya, minimnya kebiasaan membaca membuat sebagian generasi muda belum memahami makna demokrasi secara utuh.

Ia mendorong agar forum-forum diskusi seperti ini rutin diselenggarakan sehingga menjadi ruang edukasi politik yang sehat bagi generasi muda.

Sementara itu, seluruh narasumber sepakat mengajak Gen Z di Lampung untuk tidak bersikap acuh terhadap politik. Mereka menilai partisipasi aktif generasi muda sangat penting agar mampu mengawal jalannya demokrasi sekaligus terhindar dari praktik-praktik politik yang merugikan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir generasi muda yang kritis, berani menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab, serta aktif berpartisipasi dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia. (*)