BANDAR LAMPUNG – DPRD Provinsi Lampung terus mendorong pengembangan desa wisata melalui percepatan digitalisasi promosi dan penguatan infrastruktur sebagai strategi meningkatkan daya saing pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Maulidah Zauroh, M.A.Pd., mengatakan desa wisata memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Selain menjadi sarana pelestarian budaya dan kearifan lokal, desa wisata juga mampu menciptakan lapangan kerja, memperluas peluang usaha, serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pengembangan desa wisata tidak hanya bergantung pada potensi yang dimiliki, tetapi juga memerlukan dukungan infrastruktur yang memadai, aksesibilitas yang baik, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai media promosi dan pemasaran destinasi wisata. Hal tersebut disampaikannya pada Rabu (8/7/2026).

“Pemanfaatan platform digital menjadi salah satu langkah penting untuk memperkenalkan potensi desa wisata kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan promosi yang efektif, desa wisata akan semakin dikenal dan mampu menarik lebih banyak wisatawan,” ujar Maulidah.

Ia menilai Desa Wisata Budaya Wana di Kabupaten Lampung Timur merupakan salah satu contoh destinasi wisata berbasis budaya yang memiliki prospek besar untuk terus dikembangkan. Keberhasilan pengelolaan desa wisata tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa wisata lainnya di Provinsi Lampung dengan tetap mengedepankan karakteristik dan potensi unggulan masing-masing daerah.

Selain penguatan infrastruktur dan digitalisasi promosi, Maulidah juga menekankan pentingnya pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari ekosistem pariwisata desa. Menurutnya, sektor kerajinan, kuliner khas daerah, hingga jasa akomodasi dapat berkembang seiring meningkatnya kunjungan wisatawan.

DPRD Provinsi Lampung, lanjutnya, berkomitmen mendukung berbagai kebijakan pemerintah daerah dalam mempercepat pengembangan desa wisata. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sektor pariwisata, melestarikan budaya dan kearifan lokal, serta mewujudkan pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di seluruh wilayah Provinsi Lampung.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, pengembangan desa wisata diyakini dapat menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung. (Tim Humas)