LLTT Dorong Sanitasi Sehat dan Tingkatkan PAD Lampung Selatan
Lampung Selatan, Tipikor News – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus mengoptimalkan pelayanan publik melalui Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) sebagai upaya meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi pelayanan.
Program LLTT merupakan layanan penyedotan lumpur tinja secara berkala yang bertujuan menjaga fungsi tangki septik agar tetap optimal. Pemerintah mengingatkan masyarakat bahwa kondisi WC yang masih lancar digunakan bukan berarti tangki septik dalam kondisi aman.
Tanpa penyedotan secara rutin, tangki septik dapat mengalami penumpukan lumpur yang berpotensi mencemari air tanah, menimbulkan bau tidak sedap, hingga meningkatkan risiko penyebaran penyakit.
Melalui layanan ini, penyedotan dilakukan oleh petugas resmi menggunakan armada dan peralatan yang memenuhi standar operasional. Lumpur tinja yang diangkut kemudian dikelola sesuai prosedur sehingga tidak mencemari lingkungan.
Dengan sistem yang terjadwal, masyarakat diharapkan memperoleh pelayanan sanitasi yang lebih aman, sehat, dan berkelanjutan.
Selain memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat dan pelestarian lingkungan, program LLTT juga memiliki nilai strategis dalam mendukung penerimaan daerah melalui retribusi pelayanan sedot lumpur tinja.
Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Lampung Selatan, Iwan Chandra Gautama, mengatakan bahwa retribusi dari layanan tersebut merupakan salah satu sumber penerimaan daerah yang dapat dimanfaatkan kembali untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, setiap penerimaan retribusi yang dikelola secara transparan dan akuntabel akan menjadi bagian dari Pendapatan Asli Daerah yang pada akhirnya dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
Ia menilai sinergi antarperangkat daerah sangat diperlukan agar program pelayanan seperti LLTT tidak hanya berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi, tetapi juga mampu mengoptimalkan potensi penerimaan daerah secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan sedot WC resmi dibandingkan menggunakan jasa yang tidak memiliki standar pengelolaan limbah.
Dengan demikian, proses penyedotan hingga pengolahan lumpur tinja dapat dilakukan secara aman, sesuai ketentuan, dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.
Melalui program LLTT, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan ingin membangun kesadaran bahwa sanitasi yang baik merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan keluarga.
Di sisi lain, kepatuhan masyarakat dalam memanfaatkan layanan resmi juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD yang nantinya digunakan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.
Dengan mengedepankan pelayanan yang profesional, pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, serta tata kelola retribusi yang akuntabel, LLTT diharapkan menjadi salah satu program yang mampu mewujudkan Lampung Selatan yang lebih sehat, bersih, dan maju.
“Sanitasi yang baik dimulai dari rumah. WC yang masih lancar bukan berarti tangki septik sudah aman. Melalui LLTT, masyarakat tidak hanya menjaga kesehatan dan lingkungan, tetapi juga ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui retribusi pelayanan yang dikelola secara optimal.” ungkap Iwan Chandra. (Red)






Tinggalkan Balasan