Scroll untuk baca artikel
Lampung

Pengelolaan Pajak Daerah 2026 Transparan dan Terarah, Plt Kepala BPKAD Pesawaran Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik

10
×

Pengelolaan Pajak Daerah 2026 Transparan dan Terarah, Plt Kepala BPKAD Pesawaran Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini

Pesawaran, Tipikor News β€” Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus menunjukkan komitmennya dalam mengelola pendapatan daerah secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Hal ini tercermin dalam dokumen alokasi Pendapatan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) Tahun 2026 yang disusun secara rinci dan terarah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pesawaran, Iswanto, S.E., M.S.Ak, menegaskan bahwa setiap rupiah yang dihimpun dari pajak daerah telah dirancang untuk kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik.

β€œPrinsip utama kami adalah memastikan bahwa pengelolaan pajak daerah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari infrastruktur hingga layanan kesehatan,” ujar Iswanto, Selasa (21/4/2026).

Dalam dokumen tersebut, terlihat alokasi strategis dari berbagai sumber pajak. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), misalnya, diarahkan untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan guna meningkatkan konektivitas dan mobilitas warga.

Sementara itu, Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas tenaga listrik dimanfaatkan untuk penyediaan dan pemeliharaan penerangan jalan umum.

Tak hanya itu, perhatian terhadap lingkungan juga menjadi prioritas melalui pemanfaatan Pajak Air Tanah yang dialokasikan untuk kegiatan penghijauan dan pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan hidup di tengah pembangunan daerah.

Di sektor kesehatan, alokasi dari Pajak Rokok menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Dana tersebut digunakan untuk berbagai program, mulai dari pengadaan alat kesehatan, distribusi obat-obatan, hingga pelayanan kesehatan ibu dan anak serta penanganan penyakit menular seperti tuberkulosis dan HIV.

Iswanto menambahkan bahwa penyusunan anggaran ini juga mengacu pada ketentuan earmarking atau pengalokasian khusus, sehingga penggunaan dana menjadi lebih terarah dan tepat sasaran.

β€œDengan perencanaan yang matang dan pengawasan yang ketat, kami optimistis pengelolaan keuangan daerah di Pesawaran akan semakin baik dan memberikan dampak positif yang luas,” tambahnya.

Langkah ini pun mendapat apresiasi sebagai bentuk tata kelola keuangan daerah yang profesional dan berorientasi pada hasil.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran diharapkan mampu terus menjaga konsistensi dalam pengelolaan anggaran demi mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *