BANDAR LAMPUNG, TIPIKOR NEWS — Kabar baik untuk siswa disabilitas di Lampung. Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan miliaran rupiah untuk memperkuat pendidikan khusus, mulai dari operasional sekolah, sarana pembelajaran, pengembangan bakat, hingga dukungan bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

Dukungan tersebut untuk mencakup pengelolaan Dana BOSP pendidikan khusus serta biaya personel dan pengembangan bakat siswa. Program ini menyasar satuan pendidikan khusus di Lampung dan memberikan dukungan langsung terhadap pengembangan potensi peserta didik.

Langkah ini menjadi bukti bahwa pendidikan disabilitas mendapat perhatian serius dari Pemprov Lampung. Anak-anak berkebutuhan khusus tidak hanya didorong untuk mendapatkan pendidikan yang layak, tetapi juga diberi ruang untuk berkembang, berprestasi, dan membangun masa depan yang mandiri.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, kebijakan tersebut dijalankan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung yang dipimpin Thomas Amirico, S.STP., M.H.

Alokasi Dana BOSP pendidikan khusus diarahkan untuk memperkuat operasional dan mutu pembelajaran pada satuan pendidikan khusus di Provinsi Lampung.

Dukungan diberikan kepada SLB negeri maupun SLB swasta, termasuk untuk kebutuhan operasional, pengadaan sarana pembelajaran, mesin, serta aset pendukung pendidikan.

Dengan dukungan tersebut, sekolah diharapkan semakin mampu menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Perhatian Pemprov Lampung juga diarahkan pada pengembangan bakat dan prestasi siswa.

Peserta didik mendapat fasilitasi untuk mengikuti berbagai ajang bergengsi seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), dan Lomba Kompetensi Siswa Nasional (LKSN).

Dukungan juga diberikan melalui penyelenggaraan Gebyar Disabilitas, pelatihan kompetensi guru, hingga berbagai kegiatan yang menjadi wadah siswa untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung Thomas Amirico menegaskan bahwa pendidikan khusus harus menjadi ruang bagi setiap anak untuk mengembangkan potensi terbaiknya.

“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun anak di Provinsi Lampung yang terbatasi impian dan potensinya hanya karena keterbatasan fisik maupun sensorik,” ujar Thomas.

Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya membangun Lampung yang semakin inklusif. Dengan dukungan anggaran dan program yang berkelanjutan, siswa disabilitas di Lampung diharapkan semakin percaya diri untuk belajar, berkarya, meraih prestasi, dan menjadi generasi yang mandiri.

Karena Lampung maju adalah Lampung yang memberikan kesempatan kepada semua anak untuk bersinar. (red)