Ganjar Jationo Bawa Kominfotik Lampung Makin Dekat dengan Masyarakat
BANDAR LAMPUNG, TIPIKOR NEWS — Era digital mengubah cara masyarakat berkomunikasi dengan pemerintah. Informasi yang dahulu harus dicari melalui kantor pemerintahan, kini dapat diperoleh hanya melalui perangkat digital.
Perubahan inilah yang menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung.
Di bawah kepemimpinan Ganjar Jationo, Kominfotik Lampung terus didorong untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui penguatan komunikasi publik dan pemanfaatan teknologi informasi.
Bukan sekadar menyampaikan informasi, Kominfotik memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Informasi mengenai program pembangunan, kebijakan pemerintah, pelayanan publik, hingga berbagai agenda daerah perlu disampaikan secara cepat, jelas, dan mudah dipahami.
Kehadiran kanal komunikasi digital juga memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Warga dari berbagai daerah di Lampung dapat mengikuti perkembangan pemerintahan tanpa harus selalu datang langsung ke kantor pemerintah.
Di sinilah transformasi digital menjadi penting. Teknologi bukan hanya alat untuk mempercepat penyebaran informasi, tetapi juga membuka ruang komunikasi dua arah.
Masyarakat dapat mengetahui apa yang dilakukan pemerintah, sekaligus memiliki kesempatan menyampaikan aspirasi, masukan, maupun kritik yang membangun.
Ganjar Jationo mendorong agar komunikasi pemerintahan tidak berhenti pada pola satu arah. Pemerintah menyampaikan informasi, masyarakat menerima, tetapi sekaligus masyarakat juga dapat memberikan respons dan masukan.
Pola komunikasi seperti ini menjadi semakin relevan di tengah perkembangan media sosial dan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat serta terpercaya.
Kominfotik memiliki posisi strategis untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi dari sumber resmi. Hal ini sekaligus membantu masyarakat memilah informasi di tengah derasnya arus berita dan informasi yang beredar di ruang digital.
Karena itu, masyarakat Lampung diajak untuk aktif memanfaatkan kanal resmi pemerintah sebagai sumber informasi sekaligus ruang untuk berinteraksi dengan pemerintah.
Masyarakat tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi dapat ikut mengambil bagian dengan menyampaikan aspirasi, memberikan masukan, serta turut mengawasi dan mendukung berbagai program pembangunan daerah.
Komunikasi yang terbuka juga dapat memperkuat kepercayaan publik. Ketika informasi mudah diperoleh dan masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat, hubungan antara pemerintah dan masyarakat menjadi semakin dekat.
Langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan pemerintahan modern yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses pembangunan.
Dengan pemanfaatan teknologi dan komunikasi publik yang semakin terbuka, Kominfotik Lampung diharapkan mampu terus menjadi penghubung yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.
Ganjar Jationo membawa pesan penting bahwa teknologi seharusnya tidak membuat pemerintah semakin jauh dari rakyat. Sebaliknya, teknologi harus menjadi jembatan agar pemerintah semakin dekat, informasi semakin mudah diakses, dan masyarakat semakin memiliki ruang untuk berinteraksi.
Pada akhirnya, keberhasilan transformasi digital bukan hanya tentang seberapa canggih teknologi yang digunakan, tetapi tentang seberapa besar teknologi mampu memberikan kemudahan, membuka akses informasi, mendengar suara masyarakat, dan menghadirkan pemerintah lebih dekat dengan rakyat Lampung. (Red)






Tinggalkan Balasan