Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Bikin Haru! Wagub Lampung Sambangi Rumah Calon Siswa Sekolah Rakyat

9
×

Bikin Haru! Wagub Lampung Sambangi Rumah Calon Siswa Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, didampingi Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyambangi rumah calon siswa Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung di Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung, Kamis (2/7/2026).

Bandar Lampung, Tipikor News – Momen penuh haru mewarnai kunjungan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, saat menyambangi rumah sejumlah calon siswa Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung di Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung, Kamis (2/7/2026).

Di balik rumah-rumah sederhana yang disambangi, tersimpan mimpi besar anak-anak Lampung untuk mengubah masa depan melalui pendidikan. Ada yang bercita-cita menjadi prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad), dokter, hingga anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Kunjungan tersebut dilakukan menjelang dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Selain memastikan kesiapan calon siswa memasuki kehidupan sekolah berasrama (full boarding school), Jihan juga memberikan semangat kepada anak-anak dan orang tua mereka.

Salah satu keluarga yang dikunjungi adalah pasangan Sudarto dan Parsilah. Dua anak mereka, Dewi Nurhafizah dan Edi Qurniawan, berhasil lolos seleksi sebagai peserta didik Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan.

Dewi akan melanjutkan pendidikan di jenjang SMA dengan impian menjadi prajurit Kowad. Sementara adiknya, Edi, akan masuk SMP dan bercita-cita menjadi dokter.

“Hari ini saya mengunjungi salah satu calon siswa Sekolah Rakyat Provinsi Lampung untuk melakukan sosialisasi bahwa sebentar lagi akan dilaksanakannya MPLS yang akan dimulai pada 14 Juli mendatang,” kata Jihan.

Tak hanya berbincang dengan keluarga, Jihan juga melihat langsung kondisi rumah yang ditempati para calon siswa. Menurutnya, hasil peninjauan tersebut akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah untuk mengintegrasikan keluarga calon siswa ke dalam Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Kami juga melihat langsung kondisi rumah tempat tinggal calon siswa. Insya Allah akan kami integrasikan dengan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya sehingga keluarga dapat memperoleh bantuan stimulan pembangunan rumah swadaya,” ujarnya.

Kunjungan kemudian berlanjut ke rumah Muhammad Arif Pratama. Bocah berusia 12 tahun itu sehari-hari membantu kedua orang tuanya berjualan pempek. Meski hidup dalam keterbatasan, Arif berhasil lolos sebagai siswa Sekolah Rakyat tingkat SMP dan bercita-cita menjadi anggota Polri.

Melihat semangat anak-anak tersebut, Jihan mengaku optimistis pendidikan dapat menjadi jalan keluar dari rantai kemiskinan. Ia berharap seluruh siswa tetap disiplin, rajin belajar, dan tidak pernah menyerah mengejar impian.

“Saya melihat anak-anak ini memiliki mimpi yang luar biasa. Ada yang ingin menjadi tentara, dokter, hingga polisi. Saya berharap mereka tetap tekun belajar, disiplin, dan tidak mudah menyerah. Sekolah Rakyat hadir untuk membuka kesempatan yang sama bagi setiap anak agar dapat meraih cita-citanya,” tuturnya.

Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung akan memulai MPLS pada 14 Juli 2026. Sehari sebelumnya, seluruh peserta didik diwajibkan masuk asrama untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan, orientasi lingkungan sekolah, dan doa bersama.

Sekolah yang berlokasi di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan, tersebut memiliki kapasitas 413 siswa dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak dan mewujudkan cita-cita mereka. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *