Bandar Lampung, Tipikor News – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Provinsi Lampung di tingkat nasional. Chelsy Ansa Zahra, siswi SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung, berhasil meraih Juara 1 Kategori Matematika SMA dalam ajang Olimpiade Sains Teman Pelajar (OLSTAR) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada 24 Mei 2026.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico. Menurutnya, capaian Chelsy menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Lampung sekaligus membuktikan bahwa pelajar daerah memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.
“Alhamdulillah, ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan dan membawa harum nama Provinsi Lampung. Tentu kita akan selalu mendukung agar prestasi-prestasi seperti ini terus meningkat di Provinsi Lampung,” ujar Thomas Amirico saat dikonfirmasi Tipikor News, Jumat (26/6/2026).
Ia menilai keberhasilan Chelsy bukan hanya hasil kerja keras pribadi, tetapi juga buah dari sinergi antara keluarga, guru pembina, dan sekolah dalam membangun budaya belajar yang disiplin dan berorientasi pada prestasi.
Thomas menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan terus memperkuat pembinaan peserta didik berbakat agar semakin banyak pelajar Lampung mampu mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Menurutnya, pembinaan talenta muda menjadi salah satu prioritas untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Lampung. Oleh karena itu, sekolah-sekolah terus didorong agar aktif membina siswa yang memiliki potensi akademik melalui berbagai kompetisi.
“Kita selalu mendorong supaya anak-anak kita dilatih dan didampingi untuk meningkatkan mutu agar bisa bersaing dalam setiap kompetisi, termasuk Olimpiade Sains Nasional (OSN),” katanya.
Terkait penghargaan bagi Chelsy atas prestasi yang diraih, Thomas menyampaikan bahwa hal tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama Pemerintah Provinsi Lampung sebagai bentuk apresiasi terhadap siswa berprestasi.
“Untuk masalah penghargaan tentu nanti akan kita koordinasikan,” ujarnya.
Sementara itu, keberhasilan Chelsy diraih melalui proses yang tidak singkat. Dengan ketekunan belajar selama dua hingga tiga jam setiap hari sepulang sekolah, rutin mengerjakan soal-soal olimpiade, serta bimbingan intensif dari guru pembina, ia berhasil melewati seluruh tahapan seleksi hingga keluar sebagai juara nasional.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pelajar Lampung memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional apabila mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan dari berbagai pihak.
Di akhir keterangannya, Thomas Amirico mengajak seluruh pelajar di Provinsi Lampung untuk menjadikan prestasi Chelsy sebagai motivasi dalam meningkatkan kemampuan akademik.
“Kami berharap seluruh pelajar Lampung terus meningkatkan kemampuannya dengan rajin belajar, disiplin, dan tidak takut mengikuti berbagai kompetisi. Semoga semakin banyak generasi muda Lampung yang mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya.
Keberhasilan Chelsy Ansa Zahra diharapkan menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan di Provinsi Lampung untuk terus melahirkan generasi unggul, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (red)



















