Scroll untuk baca artikel
Lampung

Ketua DPRD Lampung Dorong Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha Percepat Pembangunan Ekonomi Daerah

4
×

Ketua DPRD Lampung Dorong Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha Percepat Pembangunan Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung – Ketua DPRD Provinsi Lampung menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha sebagai langkah strategis dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah. Komitmen tersebut sejalan dengan semangat kolaborasi yang mengemuka dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-8 Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) APINDO Lampung yang digelar di Ballroom Hotel Emersia, Bandar Lampung, Senin (22/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Lampung menilai Musprov APINDO merupakan momentum penting untuk memperkuat peran dunia usaha dalam mendukung agenda pembangunan daerah. Menurutnya, keterlibatan aktif pelaku usaha sangat dibutuhkan untuk meningkatkan investasi, memperluas lapangan pekerjaan, serta memperkuat daya saing ekonomi Provinsi Lampung di tingkat regional maupun nasional.

Ia menjelaskan, pembangunan ekonomi daerah perlu diarahkan pada penguatan sektor-sektor unggulan yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Lampung, seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, serta industri pengolahan. Potensi sumber daya yang dimiliki daerah, lanjutnya, harus mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat melalui pengembangan hilirisasi dan penguatan industri berbasis sumber daya lokal.

β€œPotensi ekonomi Lampung sangat besar. Karena itu, perlu ada langkah bersama untuk meningkatkan nilai tambah produk daerah agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain penguatan sektor unggulan, Ketua DPRD Lampung juga menyoroti pentingnya pengembangan ekonomi desa sebagai bagian dari strategi menciptakan pertumbuhan yang lebih merata. Menurutnya, aktivitas ekonomi yang tumbuh dari desa dapat menjadi motor penggerak peningkatan produktivitas masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan pendapatan dan mengurangi kesenjangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

Di sisi lain, DPRD Lampung juga memberikan perhatian khusus terhadap penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah. Dukungan terhadap akses permodalan, peningkatan kapasitas usaha, pemanfaatan teknologi, serta perluasan akses pasar dinilai menjadi faktor penting untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

β€œUMKM harus terus didorong agar berkembang dan mampu bersaing. Dukungan dari berbagai pihak diperlukan untuk membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Ketua DPRD Lampung menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) tetap menjadi faktor kunci dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat harus berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas tidak hanya diukur dari peningkatan angka investasi atau produk domestik regional, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, DPRD Provinsi Lampung optimistis berbagai potensi yang dimiliki daerah dapat dimaksimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *