Scroll untuk baca artikel
Berita

Keamanan Siber Jadi Sorotan, Diskominfotik Lampung Siapkan Langkah Besar

8
×

Keamanan Siber Jadi Sorotan, Diskominfotik Lampung Siapkan Langkah Besar

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, GANJAR JATIONO, SE, M.AP

Bandar Lampung, Tipikor News – Penguatan keamanan siber menjadi salah satu fokus utama Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung pada tahun 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan data pemerintah daerah sekaligus mendukung percepatan transformasi digital yang tengah dijalankan Pemerintah Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, SE, M.AP, menyampaikan bahwa tantangan di era digital tidak hanya berkaitan dengan pengembangan teknologi dan layanan elektronik, tetapi juga kemampuan pemerintah dalam melindungi informasi serta sistem digital dari berbagai ancaman siber.

Dalam Rencana Kerja Prioritas Tahun 2026 yang disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Lampung, Diskominfotik menargetkan peningkatan Tingkat Kesiapan Pengamanan Informasi Pemerintah Daerah melalui Indeks Keamanan Informasi (KAMI) versi 5.0. Target tersebut meningkat dari skor 300 pada tahun 2025 menjadi 310 pada tahun 2026.

“Peningkatan indeks tersebut akan didukung melalui berbagai langkah strategis, mulai dari penguatan tata kelola keamanan informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keamanan siber, hingga penguatan sistem dan infrastruktur teknologi informasi pemerintah daerah,” ujar Ganjar, Jumat (29/5/2026).

Selain fokus pada keamanan siber, Diskominfotik juga menjalankan agenda transformasi digital melalui peningkatan kualitas Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), penguatan implementasi Pemerintahan Digital (PemDi), pengembangan Statistik Sektoral melalui program Satu Data Lampung, serta peningkatan kualitas pengelolaan informasi dan komunikasi publik.

Untuk mendukung pencapaian target tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan pagu indikatif sebesar Rp8,52 miliar melalui Program Pengelolaan Aplikasi Informatika. Program ini diarahkan untuk memperkuat layanan digital pemerintah, integrasi sistem informasi, pengembangan aplikasi pemerintahan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis elektronik.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Diskominfotik Provinsi Lampung optimistis dapat mewujudkan ekosistem digital yang semakin modern, terintegrasi, dan aman.

“Penguatan keamanan siber diharapkan menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan seluruh layanan digital pemerintah dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan,” ungkapnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *