Scroll untuk baca artikel
Lampung

Buka Asistensi SAKIP dan ZI 2026, Sekdaprov Lampung Dorong Tata Kelola Pemerintahan Berorientasi Hasil

9
×

Buka Asistensi SAKIP dan ZI 2026, Sekdaprov Lampung Dorong Tata Kelola Pemerintahan Berorientasi Hasil

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung, Tipikor News – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, secara resmi membuka kegiatan Asistensi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para kepala perangkat daerah, pejabat administrator, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Asistensi ini bertujuan memperkuat implementasi SAKIP dan pembangunan Zona Integritas guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil.

Dalam sambutannya, Marindo Kurniawan menegaskan bahwa SAKIP tidak boleh dipandang hanya sebagai kewajiban administratif semata, melainkan sebagai instrumen strategis untuk memastikan setiap program dan kegiatan pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Setiap rupiah yang dialokasikan melalui APBD harus mampu menghasilkan kinerja yang terukur dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah harus terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan implementasi SAKIP menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan. Selain itu, pembangunan Zona Integritas juga harus terus didorong untuk menciptakan birokrasi yang bersih, profesional, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Marindo juga menyampaikan bahwa Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela memberikan perhatian besar terhadap penguatan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada hasil. Seluruh perangkat daerah diharapkan mampu memastikan setiap program, kegiatan, dan subkegiatan yang dilaksanakan memiliki indikator kinerja yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kita ingin membangun budaya kerja yang tidak hanya berfokus pada penyerapan anggaran, tetapi juga pada capaian kinerja dan dampak yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Sekdaprov Lampung juga mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi Lampung dalam bidang akuntabilitas kinerja dan reformasi birokrasi yang terus menunjukkan tren positif.

Namun demikian, ia mengingatkan agar seluruh perangkat daerah tidak berpuas diri dan terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan asistensi ini, diharapkan seluruh perangkat daerah semakin memahami strategi peningkatan kualitas SAKIP dan pembangunan Zona Integritas, sehingga mampu mendukung terwujudnya pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *