JAKARTA, TIPIKOR NEWS — Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Dr. Ir. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Sekretaris Daerah Terbaik Kategori Orchestration Leadership dalam ajang Askompsi Digital Leadership Government Awards (ADLG Awards) 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Raden Gani Muhamad, didampingi Ketua Tim Penilai ADLG Awards 2026, pada acara Grand Award di Balai Sudirman, Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan komitmen Sekdaprov Lampung dalam mendorong transformasi digital pemerintahan yang terintegrasi, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam ajang yang diselenggarakan Asosiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Seluruh Indonesia (Askompsi) tersebut, Marindo menempati peringkat kedua nasional. Posisi pertama diraih Sekda Provinsi Riau, disusul Sekda Provinsi Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Sumatera Selatan.

Penilaian ADLG Awards 2026 mencakup tiga aspek utama, yakni visi dan tata kelola digital (vision and governance), kepemimpinan teknologi (technology leadership), serta kemampuan membangun kolaborasi dan menyinergikan berbagai perangkat daerah (collaboration and orchestration).

Capaian tersebut menunjukkan pentingnya peran strategis sekretaris daerah dalam memastikan pemanfaatan teknologi digital berjalan searah dengan kebutuhan organisasi pemerintahan dan kepentingan masyarakat.

Dalam agenda tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, menekankan pentingnya peran sekretaris daerah sebagai koordinator Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus pengarah kolaborasi lintas perangkat daerah. Peran tersebut sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Tomsi mengingatkan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak semata-mata diukur dari jumlah aplikasi yang dibangun, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.

“Keberhasilan transformasi digital tidak diukur dari banyaknya aplikasi yang dibangun, melainkan dari perubahan nyata yang dirasakan masyarakat dan meningkatnya kualitas tata kelola pemerintahan,” ujar Tomsi.

Pesan tersebut menegaskan bahwa digitalisasi pemerintahan harus menjadi instrumen untuk menghadirkan pelayanan yang lebih mudah diakses, transparan, efektif, dan efisien.

Bagi Pemerintah Provinsi Lampung, penghargaan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi ant perangkat daerah, meningkatkan inovasi pelayanan, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Kepemimpinan digital yang kuat tidak hanya membutuhkan penguasaan teknologi, tetapi juga kemampuan menyatukan visi, mengoordinasikan program, dan memastikan setiap inovasi memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan capaian di tingkat nasional ini, Pemerintah Provinsi Lampung diharapkan semakin konsisten membangun tata kelola pemerintahan modern yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan ADLG Awards 2026 pun menjadi pengakuan atas pentingnya kolaborasi dan kepemimpinan dalam mewujudkan transformasi digital yang berdampak nyata bagi kemajuan Provinsi Lampung. (Red)