Scroll untuk baca artikel
Hukum

KPK OTT Lima ASN BPK Terkait Dugaan Suap Audit Pengadaan Smart Board di Muara Enim

8
×

KPK OTT Lima ASN BPK Terkait Dugaan Suap Audit Pengadaan Smart Board di Muara Enim

Sebarkan artikel ini

Jakarta, 11 Juni 2026 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap lima aparatur sipil negara (ASN) di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Rabu (10/6/2026).

Penindakan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana suap dalam proses audit pengadaan smart board di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan bahwa pihak-pihak yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

“Saat ini pihak-pihak yang diamankan masih dilakukan pemeriksaan secara intensif,” ujar Budi.

Menurut Budi, KPK telah menggelar perkara dan memutuskan untuk meningkatkan penanganan kasus tersebut dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan setelah menemukan bukti permulaan yang cukup.

“Dan siang tadi sudah dilakukan ekspos dan diputuskan atas penyelidikan tertutup ini diputuskan untuk naik ke tahap penyidikan, berdasarkan bukti permulaan yang cukup dan sah,” katanya.

Lebih lanjut, KPK akan segera menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam perkara tersebut sebagai tersangka.

“Selanjutnya nanti penyidik akan menetapkan pihak-pihak yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap di Pemkab Muara Enim, Sumatera Selatan, kepada oknum di Badan Pemeriksa Keuangan,” sambung Budi.

Kelima ASN BPK yang terjaring OTT diduga terlibat dalam kasus suap yang berkaitan dengan perkara yang menjerat Bupati Muara Enim, Edison. Dugaan suap tersebut disebut berkaitan dengan proses audit atas pengadaan smart board di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

KPK menyatakan akan terus mendalami peran masing-masing pihak yang diamankan serta menelusuri aliran dana dalam perkara tersebut.

Perkembangan lebih lanjut, termasuk penetapan tersangka dan konstruksi lengkap perkara, akan diumumkan setelah proses penyidikan berjalan. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *