Scroll untuk baca artikel
Berita

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadir pada Pelantikan BEM Unila 2026, Perkuat Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah

10
×

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadir pada Pelantikan BEM Unila 2026, Perkuat Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG – Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, SE, MBA, bersama Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, ST, MM serta Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung H. Garinca Reza Pahlevi, SI.Kom., MM  menghadiri kegiatan Studium General dan Pelantikan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM U) KBM Universitas Lampung periode 2026 yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Unila, Senin (6/4/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah dan legislatif terhadap peran mahasiswa strategis sebagai mitra pembangunan sekaligus agen perubahan.

Kegiatan ini menjadi momentum estafet kepemimpinan mahasiswa, sekaligus ruang konsolidasi dalam merumuskan gagasan strategi guna mendorong kontribusi generasi muda terhadap pembangunan daerah.

Turut hadir Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, SH, MH, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, SE, M.Si., Rektor Unila Lusmeilia Afriani, Prof. Dr. Ir., DEA, IPM., ASEAN Eng., Staf Ahli Kementerian Pertanian RI Tin Latifah, SP, M.Si., CGCAE., QIA., Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter Bangsa Warsito, S.Si., DEA, Ph.D., serta pengajar Fakultas Hukum Unila Budiyono, SH, MH

Dalam pelantikan tersebut, Aditya Putra Bayu resmi dikukuhkan sebagai Ketua BEM Unila periode 2026.

Dalam berbagai hal, Gubernur Lampung menekankan bahwa BEM merupakan ruang pembelajaran kepemimpinan, pengembangan gagasan, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Hari ini kalian mengemban amanah, bukan sekedar jabatan, tapi tanggung jawab moral. Rawat idealisme, naik kelas ke solusi, perkuat kolaborasi, dan ciptakan warisan,” pesannya.

Sementara itu, Rektor Unila, Lusmeilia Afriani, menyampaikan bahwa pelantikan BEM dan studium generale bukan sekedar kegiatan seremonial, melainkan momentum akademik yang memiliki makna strategis dalam membentuk karakter dan kepemimpinan mahasiswa.

“Mahasiswa tidak hanya menjadi peserta didik, tetapi juga sebagai agen perubahan, penjaga nilai, dan kontrol sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Ketua DPRD Lampung menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai kekuatan moral dan intelektual dalam mengawal kebijakan publik.

“DPRD Provinsi Lampung terbuka terhadap aspirasi generasi muda. Gagasan dari ruang intelektual kampus harus mampu ditransformasikan menjadi energi positif dalam penyusunan kebijakan,” ujar Ahmad Giri Akbar.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan studium generale bertema “Mahasiswa sebagai Katalisator Perubahan serta Pusat Gerak Menuju Industri 5.0 dan Indonesia Emas 2045”.

Melalui momentum ini, sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan legislatif diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *