Scroll untuk baca artikel
Berita

Kabar Baik dari Lampung! Pengangguran Turun, Jumlah Pekerja Naik di Awal 2026

8
×

Kabar Baik dari Lampung! Pengangguran Turun, Jumlah Pekerja Naik di Awal 2026

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung, Tipikor News – Kabar menggembirakan datang dari Provinsi Lampung. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat kondisi ketenagakerjaan pada Februari 2026 menunjukkan tren yang semakin positif. Jumlah masyarakat yang bekerja meningkat, sementara angka pengangguran mengalami penurunan.

Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmad Riswan Nasution, menyampaikan bahwa jumlah penduduk bekerja bertambah sekitar 34,53 ribu orang dibandingkan periode sebelumnya. Di saat yang sama, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 3,95 persen atau sekitar 202,32 ribu orang.

β€œSecara umum, terjadi penambahan jumlah penduduk bekerja serta penurunan pengangguran,” ujar Ahmad Riswan Nasution dalam keterangannya.

Tak hanya itu, partisipasi perempuan dalam dunia kerja juga mengalami peningkatan. Tingkat pengangguran perempuan tercatat turun dari 5,07 persen menjadi 4,79 persen, menandakan semakin terbukanya peluang kerja bagi perempuan di Lampung.

Dari sisi kualitas pekerjaan, jumlah pekerja formal ikut meningkat signifikan, dari 1,43 juta menjadi 1,52 juta orang. Kondisi ini memperlihatkan adanya perbaikan kualitas lapangan kerja dan peningkatan stabilitas ekonomi masyarakat.

BPS juga mencatat proporsi pekerja penuh atau mereka yang bekerja minimal 35 jam per minggu mengalami kenaikan. Sementara angka setengah pengangguran terus menurun.

Sektor pertanian masih menjadi tulang punggung penyerapan tenaga kerja di Lampung dengan kontribusi mencapai 44,03 persen. Disusul sektor perdagangan dan industri pengolahan yang juga memberikan kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja.

Secara keseluruhan, kondisi ketenagakerjaan di Lampung pada awal tahun 2026 dinilai terus bergerak ke arah yang lebih baik dan berkualitas. Peningkatan jumlah pekerja serta menurunnya angka pengangguran menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *