Scroll untuk baca artikel
Lampung

22 Pejabat Pemprov Lampung Tidur di Masjid, Ada Apa di Islamic Center?

57
×

22 Pejabat Pemprov Lampung Tidur di Masjid, Ada Apa di Islamic Center?

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung, Tipikornews β€” Sebanyak 22 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung mengikuti program retreat gelombang II yang dipusatkan di Masjid Nurul Ulum, Komplek Islamic Center Provinsi Lampung, Jalan Soekarno-Hatta, Rajabasa, Bandarlampung.

Kegiatan yang berlangsung sejak Rabu malam (13/5/2026) hingga Sabtu (16/5/2026) tersebut menarik perhatian publik karena seluruh peserta diwajibkan menginap dan tidur di area masjid selama kegiatan berlangsung.

Program retreat itu dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas Nomor: 800.1.11.1/1482/08/2026 yang ditandatangani Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal pada 5 Mei 2026.

Retreat yang dibiayai melalui APBD Provinsi Lampung pada Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Lampung tersebut digelar sebagai upaya memperkuat soliditas, kebersamaan, serta penguatan mental dan spiritual para pejabat pimpinan tinggi pratama dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Selama mengikuti kegiatan, peserta diwajibkan membawa perlengkapan pribadi seperti kasur tipis, perlengkapan salat, pakaian muslim, alat mandi, hingga obat-obatan pribadi untuk kebutuhan selama tiga hari.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan menjadi salah satu peserta dalam retreat tersebut bersama sejumlah kepala OPD dan pejabat eselon II lainnya.

Dalam kegiatan itu, para peserta mendapatkan pembinaan yang berfokus pada penguatan nilai keagamaan, integritas, kedisiplinan, kepemimpinan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis spiritualitas.

Menurut Pemprov Lampung, kegiatan retreat bukan sekadar agenda pembinaan biasa, tetapi juga menjadi momentum memperkuat hubungan antarpimpinan daerah agar tercipta budaya kerja yang harmonis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

β€œKegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antarperangkat daerah sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan berkualitas,” ujar Marindo Kurniawan.

Sebelumnya, retreat gelombang I dengan konsep serupa juga telah dilaksanakan pada 7 hingga 10 Mei 2026 dan diikuti 22 pejabat Pemprov Lampung.

Adapun pejabat yang mengikuti retreat gelombang II terdiri dari sekretaris daerah, asisten pemerintahan, staf ahli gubernur, hingga kepala OPD strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *