Nasional

Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Perkuat Kemandirian Pangan-Energi

4
×

Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Perkuat Kemandirian Pangan-Energi

Sebarkan artikel ini

Bogor – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi serta memperkuat kemandirian pangan dan energi nasional sebagai fondasi utama ketahanan bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan 218 jembatan di Indonesia secara hybrid melalui konferensi video dari kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 9 Maret 2026.

Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat besar dan harus dikelola secara lebih baik, transparan, dan bertanggung jawab demi kesejahteraan rakyat.

“Kekuatan kita, kekayaan kita yang luar biasa sesungguhnya harus lebih baik lagi kita kelola, lebih baik lagi kita kendalikan. Untuk itu saya tegaskan kembali lagi bahwa kita harus memerangi korupsi di setiap tingkat,” tegas Presiden.

Presiden Prabowo menilai praktik penyalahgunaan wewenang, penipuan, serta kolusi dengan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menjadi salah satu penyebab utama kebocoran keuangan negara.

Menurut Kepala Negara, kebocoran tersebut berpotensi mengurangi kemampuan negara dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari bencana alam hingga krisis global.

“Korupsi, penyalahgunaan wewenang, penipuan, kolusi dengan pengusaha-pengusaha nakal, ini yang mengakibatkan kebocoran negara, ini yang mengakibatkan kekayaan kita banyak yang hilang, kekayaan yang bisa kita gunakan untuk menghadapi bencana apapun,” ujarnya.

Selain menyoroti pentingnya pemberantasan korupsi, Presiden juga menegaskan bahwa Indonesia harus semakin memperkuat kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri.

Prabowo menyampaikan optimisme bahwa Indonesia memiliki sumber daya yang cukup besar untuk keluar dari berbagai tantangan dan krisis dalam kondisi yang lebih kuat, makmur, dan produktif.

“Saya sudah melihat dan saya sudah mempelajari angka-angka, data-data kekayaan kita. Setiap hari kita akan keluar lebih kuat, kita akan keluar dari krisis ini dalam keadaan yang lebih kuat dan lebih makmur, lebih produktif, lebih mampu berdiri di atas kaki kita sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa kemandirian di sektor pangan dan energi merupakan elemen penting dalam memperkuat ketahanan nasional.

Ia menyebut, upaya mewujudkan swasembada pangan, khususnya beras sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia, telah lama menjadi prioritas utama perjuangannya.

Selain itu, pemerintah juga optimistis Indonesia akan segera mampu memenuhi kebutuhan protein nasional secara mandiri.

“Dalam keadaan perang di mana-mana, swasembada beras, di mana beras adalah makanan pokok kita. Tapi kita juga sebentar lagi akan mencapai kemampuan kita memenuhi kebutuhan protein kita,” ungkap Presiden.

Melalui pernyataan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan arah kebijakan pemerintah yang berfokus pada penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, efisien, serta pembangunan kemandirian nasional di tengah tantangan global yang terus berkembang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *