Lampung

Plt. Kepala Dinas KPTPHP Lampung Timur Ajak Masyarakat Tanam Harapan di Hari Lingkungan Hidup Nasional 2026

35
×

Plt. Kepala Dinas KPTPHP Lampung Timur Ajak Masyarakat Tanam Harapan di Hari Lingkungan Hidup Nasional 2026

Sebarkan artikel ini

Lampung Timur, Tipikor.news – Dalam momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura serta Perkebunan (KPTPHP) Kabupaten Lampung Timur, Tri Wibowo, S.STP., M.M, menyerukan semangat bersama untuk menjaga kelestarian alam melalui aksi nyata menanam pohon.

Dengan mengusung pesan inspiratif, “Setiap pohon membawa ribuan harapan untuk masa depan bumi,” Tri Wibowo menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Menurutnya, menanam pohon bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan generasi mendatang.

“Menanam satu pohon berarti menanam kehidupan. Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga bumi agar tetap hijau dan lestari,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan penanaman pohon serentak di kawasan perkantoran Dinas KPTPHP Lampung Timur, Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pegawai dinas, pelajar, serta perwakilan masyarakat sekitar.

Selain penanaman pohon, acara juga diisi dengan edukasi lingkungan dan pembagian bibit tanaman produktif kepada warga.

Tri Wibowo berharap momentum Hari Lingkungan Hidup Nasional ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil.

“Jika setiap orang menanam satu pohon, maka kita sedang menanam masa depan yang lebih baik untuk anak cucu kita,” tambahnya.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional tahun ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam mendukung program pelestarian lingkungan dan penguatan ketahanan pangan berbasis ekologi.

Dengan semangat kebersamaan, masyarakat Lampung Timur diharapkan terus menjaga alam sebagai warisan berharga yang harus dirawat, bukan dieksploitasi. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *