Lampung

Pemprov Lampung Percepat Perbaikan Jalan Strategis di Lampung Tengah Tahun 2026

10
×

Pemprov Lampung Percepat Perbaikan Jalan Strategis di Lampung Tengah Tahun 2026

Sebarkan artikel ini

Lampung Tengah, Tipikor News — Pemerintah Provinsi Lampung terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur dengan mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan strategis di Kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026.

Total anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp162,8 miliar untuk penanganan tiga ruas jalan dengan panjang lebih dari 15 kilometer.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, meninjau langsung pelaksanaan pekerjaan di lapangan guna memastikan kualitas pembangunan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Ia menegaskan bahwa setiap anggaran yang dikeluarkan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, serta mobilitas warga.

Adapun tiga ruas jalan yang menjadi prioritas perbaikan meliputi:
Kalirejo–Bangunrejo sepanjang 5,53 kilometer dengan anggaran Rp57,75 miliar
Padang Ratu–Kalirejo sepanjang 6,5 kilometer dengan anggaran Rp66,69 miliar
Padang Ratu–Pekurun Udik sepanjang 3,5 kilometer dengan nilai Rp38,39 miliar

Seluruh pekerjaan dilakukan menggunakan metode perkerasan rigid beton yang dinilai lebih tahan terhadap beban kendaraan berat, terutama angkutan logistik dan distribusi komoditas.

Ruas-ruas tersebut memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain menjadi akses utama mobilitas warga, jalan ini juga dimanfaatkan untuk distribusi hasil pertanian dan perkebunan seperti singkong, jagung, dan komoditas lainnya.

Selama ini, kondisi jalan yang rusak dinilai menghambat kelancaran distribusi hasil panen serta meningkatkan biaya logistik.

Dengan adanya perbaikan, diharapkan mobilitas angkutan barang menjadi lebih lancar, efisien, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Lampung menilai peningkatan kualitas infrastruktur jalan akan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah, terutama di daerah sentra produksi pertanian dan perkebunan.

Selain tiga ruas prioritas tersebut, pada tahun 2026 Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) juga merencanakan penanganan puluhan ruas jalan lainnya di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya peningkatan konektivitas daerah. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *