Berita

Komisi IV DPRD Lampung Pastikan Lelang Jalan Metro–Punggur Dimulai

3
×

Komisi IV DPRD Lampung Pastikan Lelang Jalan Metro–Punggur Dimulai

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung – Kepastian perbaikan ruas jalan provinsi penghubung Kota Metro dan Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, akhirnya mendapat titik terang. Komisi IV DPRD Provinsi Lampung memastikan proses lelang proyek perbaikan jalan tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada bulan ini.

Anggota Komisi IV DPRD Lampung, Tondi Muammar Gaddafi Nasution, menyatakan pihak legislatif terus mengawal percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah Metro dan sekitarnya.

“Insya Allah, yang saya tahu bulan ini sudah mulai proses lelangnya. Kami di legislatif terus mengawal agar percepatan infrastruktur, khususnya untuk wilayah Metro, Pringsewu, dan Pesawaran, dapat segera terealisasi,” ujar Tondi dalam keterangan resminya, Sabtu (21/2).

Ruas Jalan Patimura hingga Jalan Raya Punggur memang telah mengalami kerusakan parah sejak 2023. Lubang besar di sejumlah titik kerap memicu kecelakaan lalu lintas, termasuk insiden truk terbalik akibat kondisi jalan yang membahayakan.

Tak hanya menjadi keluhan warga, kondisi ini juga berdampak pada distribusi logistik dan mobilitas masyarakat lintas wilayah. Jalur Metro–Punggur merupakan akses vital yang menghubungkan tiga daerah sekaligus, yakni Kota Metro, Lampung Timur, dan Lampung Tengah.

Perbaikan ruas Metro–Punggur menjadi prioritas mendesak, sejalan dengan instruksi Gubernur Lampung yang menargetkan seluruh jalan provinsi dalam kondisi mantap sebelum puncak arus mudik Lebaran 2026.

Selain ruas tersebut, Tondi juga mengungkapkan bahwa sejumlah proyek infrastruktur lain di Kota Metro tengah diperjuangkan. Di antaranya perbaikan Jalan Soekarno-Hatta, khususnya jalur dari RS Muhammadiyah hingga SPBU 16C, serta peningkatan kualitas jalan lingkungan lainnya.

Terkait belum adanya penjelasan detail dari Bappeda Provinsi Lampung mengenai besaran anggaran, Komisi IV DPRD Lampung akan segera melakukan konfirmasi kepada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung.

“Kami akan pastikan kembali ke dinas terkait. Publik berhak mengetahui tahapan administrasi dan jadwal pengerjaan agar tidak ada lagi keraguan mengenai realisasi di lapangan,” tegas Tondi.

Realisasi proyek ini diharapkan mampu menjamin keselamatan jutaan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran arus logistik antarwilayah di Provinsi Lampung, terutama menjelang lonjakan volume kendaraan pada musim mudik mendatang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *