Lampung Timur — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., menegaskan komitmen lembaga legislatif dalam memperkuat pengawasan terhadap kebijakan pelestarian lingkungan hidup dan mitigasi konflik satwa liar di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).
Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Gerakan Bersatu dengan Alam yang digelar Kodam XX/Radin Inten di Kantor Balai TNWK, Labuhan Ratu Lama, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan strategis ini turut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam XX/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Haryantana, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, unsur Forkopimda Provinsi Lampung, jajaran TNI-Polri, Kepala Balai TNWK, serta para pemangku kepentingan terkait.
Ahmad Giri Akbar menegaskan bahwa kehadiran DPRD Provinsi Lampung merupakan wujud dukungan nyata terhadap upaya pelestarian kawasan konservasi sekaligus memastikan seluruh kebijakan dan program penanganan konflik satwa liar—khususnya gajah Sumatra—berjalan efektif, terukur, dan terkoordinasi lintas sektor.
“DPRD Provinsi Lampung akan menjalankan fungsi pengawasan secara optimal agar kebijakan pelestarian lingkungan dan mitigasi konflik satwa liar benar-benar dilaksanakan sesuai aturan dan memberi perlindungan bagi masyarakat desa penyangga,” tegasnya.
Kegiatan Gerakan Bersatu dengan Alam diawali dengan sesi urun rembuk yang membahas pengelolaan kawasan TNWK serta strategi menekan konflik antara satwa liar dan masyarakat sekitar. Forum tersebut menjadi ruang koordinasi antarinstansi untuk merumuskan solusi berkelanjutan yang mengedepankan keseimbangan antara konservasi dan keselamatan warga.
Dalam forum tersebut, Ketua DPRD Lampung juga menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan pagar permanen di sepanjang perbatasan TNWK dengan desa-desa penyangga sebagai langkah konkret mengurangi potensi konflik manusia dan satwa liar.
Selain itu, ia mendorong penguatan serta penambahan Masyarakat Mitra Polhut (MPP) di wilayah perbatasan kawasan konservasi guna meningkatkan pengawasan dan pencegahan masuknya satwa liar ke permukiman penduduk.
Kehadiran unsur pimpinan daerah dan instansi terkait mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup serta keberlanjutan ekosistem di Provinsi Lampung.
Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Usai sesi urun rembuk, rombongan melanjutkan agenda dengan meninjau Pusat Pelatihan Gajah Way Kambas sebagai bagian dari upaya edukasi dan penguatan konservasi satwa liar di kawasan tersebut. (*)



















