Pendidikan

Kepala Disdikbud Lampung Guncang Semangat Literasi Digital di Tulang Bawang

188
×

Kepala Disdikbud Lampung Guncang Semangat Literasi Digital di Tulang Bawang

Sebarkan artikel ini

Tulangbawang, Tipikor.news – Suasana aula SMAN 1 Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, mendadak bergemuruh pada Selasa (9/12/2025). Ratusan pendidik dari SMA, SMK, dan SLB Negeri wilayah VII tampak terpaku ketika Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H, menyampaikan pesan tegas dan menggugah tentang pentingnya literasi digital di era modern.

“Literasi digital bukan sekadar kemampuan menggunakan perangkat, tetapi juga pemahaman etika, keamanan, dan tanggung jawab dalam dunia digital,” tegas Thomas dengan suara lantang yang menggema di ruangan.

Kalimat itu seolah menjadi tamparan lembut bagi para pendidik yang hadir, mengingatkan bahwa teknologi bukan hanya soal kecanggihan, tetapi juga soal karakter dan moralitas.

Dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Literasi Digital tersebut, Thomas menyoroti fenomena maraknya penyalahgunaan teknologi di kalangan pelajar.

Ia menekankan bahwa guru memiliki peran vital sebagai garda terdepan dalam membentuk generasi yang cerdas digital, bukan sekadar mahir mengoperasikan gawai.

Lihat Video: Kepala Disdikbud Lampung Guncang Semangat Literasi Digital di Tulang Bawang

“Teknologi bisa menjadi jembatan menuju masa depan, tapi juga bisa menjadi jurang jika disalahgunakan,” ujarnya penuh penekanan.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi Bimtek. Beberapa guru bahkan mengaku tersentuh oleh pesan moral yang disampaikan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelatihan, tetapi juga momentum kebangkitan kesadaran digital di dunia pendidikan Lampung.

Dengan semangat yang membara, Thomas Amirico menutup sambutannya dengan ajakan kuat agar seluruh pendidik menjadikan literasi digital sebagai budaya baru di sekolah.

“Kita tidak boleh kalah oleh zaman. Justru kitalah yang harus memimpin perubahan,” serunya disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.

Gelora semangat itu menjadi penanda bahwa transformasi digital di dunia pendidikan Lampung telah dimulai—bukan sekadar dengan teknologi, tetapi dengan kesadaran, tanggung jawab, dan hati yang berkomitmen untuk mencerdaskan generasi masa depan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *