Bandar Lampung, Tipikor News β Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengungkapkan tiga faktor utama yang menyebabkan kerusakan jalan di wilayahnya terjadi lebih cepat dari yang seharusnya.
Hal tersebut disampaikan berdasarkan hasil evaluasi pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur jalan.
Menurutnya, faktor pertama adalah sistem drainase yang tidak berfungsi secara optimal. Banyak saluran air yang tertutup bangunan maupun tersumbat sampah, sehingga air menggenang di permukaan jalan.
Kondisi ini dinilai mempercepat kerusakan konstruksi jalan dan menurunkan kualitas daya tahan infrastruktur.
Faktor kedua adalah maraknya kendaraan dengan muatan berlebih atau Over Dimension Over Load (ODOL).
Kendaraan yang melebihi kapasitas jalan memberikan tekanan berlebih pada struktur jalan, sehingga mempercepat proses kerusakan, terutama pada ruas-ruas dengan intensitas distribusi logistik tinggi.
Sementara itu, faktor ketiga berkaitan dengan kualitas konstruksi jalan itu sendiri. Pemerintah menilai bahwa peningkatan kualitas pembangunan perlu dilakukan melalui pengawasan yang lebih ketat, dokumentasi pekerjaan yang transparan, serta pengujian material secara menyeluruh agar hasil pembangunan lebih kuat dan tahan lama.
Gubernur menegaskan bahwa ketiga faktor tersebut menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan perbaikan dan pembangunan infrastruktur ke depan.
Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong kolaborasi antara aparat, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menjaga kualitas jalan serta memastikan keberlanjutan infrastruktur yang lebih baik. (Red)





















