Bandar Lampung, Tipikor news — Denting kartu domino yang biasanya hanya terdengar di sudut-sudut kampung, akhir pekan lalu berubah menjadi simbol kebangkitan sebuah cabang olahraga. Pengurus Cabang ORADO (Organisasi/Federasi Olahraga Domino Nasional) Kota Bandar Lampung sukses menorehkan sejarah melalui Turnamen Fun Game Domino yang digelar selama dua hari penuh, 7–8 Februari 2026. Ajang ini menjadi tonggak penting perjalanan domino sebagai olahraga prestasi di Provinsi Lampung, Senin (9/2/2026).
Sebanyak 128 peserta atau 64 pasangan dari berbagai komunitas gaple dan domino memadati arena pertandingan. Nama-nama komunitas besar seperti Gaple Ceria, Kresna, Bintang Anai, KOMDAK, GPS, DGS/BKP, Bambu Kuning, Kuripan, White House, Waydadi, Uni Denai, hingga peserta perseorangan, menyatu dalam satu panggung kompetisi yang penuh adrenalin.
Atmosfer Membara, Sportivitas Dijunjung Tinggi Sejak pertandingan pertama dimulai, atmosfer turnamen langsung membara. Strategi, konsentrasi, dan ketajaman membaca permainan menjadi kunci kemenangan.
Meski berlangsung sengit dan kompetitif, nilai sportivitas tetap dijunjung tinggi, menegaskan bahwa domino kini telah bertransformasi dari sekadar permainan hiburan menjadi olahraga yang terukur dan bermartabat.
Turnamen ini bukan hanya ajang adu strategi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi besar para pecinta domino se-Kota Bandar Lampung.
Juara Lahir dari Pertarungan Ketat
Setelah melewati rangkaian pertandingan yang menegangkan, panitia akhirnya menetapkan para pemenang:
Juara 1: Saipul Bahri & Syafdiar Nurdin
Juara 2: Suarlis & Edwar Sulaiman
Juara 3: Vijay’S & Andi Raya
Juara 4: Hamdani, ST, MM & Kompol Robi BW
Para juara berhak membawa pulang piala/trofi dan uang pembinaan, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan prestasi mereka.
Dipimpin Wasit Nasional, Dihadiri Pengurus Provinsi Turnamen berlangsung profesional di bawah kepemimpinan Wasit Lisensi PB ORADO, Imam Mahfud, M.Pd, yang memastikan seluruh pertandingan berjalan sesuai regulasi nasional.
Tak hanya itu, jajaran Pengurus Provinsi ORADO Lampung turut hadir dan bahkan ikut bertanding, di antaranya Ketua Umum Ir. Budhi Darmawan, ST, MM dan Bendahara Umum Iqbal Ardiansyah, S.Si, MH. Kehadiran mereka menjadi bukti kuat dukungan penuh terhadap pembinaan domino di tingkat daerah.
“Ini Sejarah, Domino Bukan Lagi Sekadar Permainan”
Ketua ORADO Kota Bandar Lampung, AKBP Vicky Dzulkarnain, MM, menegaskan bahwa turnamen ini memiliki makna jauh lebih besar dari sekadar hiburan.
“Turnamen Fun Game ini adalah sejarah bagi ORADO Kota Bandar Lampung dan Provinsi Lampung. Kami ingin mengubah paradigma bahwa domino bukan sekadar permainan, melainkan olahraga yang memiliki aturan, teknik, dan prestasi. Ke depan, ORADO akan terus melakukan sosialisasi, edukasi, serta latihan bersama masyarakat pecinta domino,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan arah baru domino sebagai cabang olahraga yang siap bersaing dan berkembang.
Atlet Domino Merasa Dihargai
Rasa bangga juga diungkapkan oleh Andi Raya, salah satu peraih Juara 3.
“Pertandingannya sangat seru dan profesional. Kami merasa dihargai sebagai atlet domino. Ini membuktikan bahwa domino benar-benar sudah naik kelas.
Semoga ke depan turnamen seperti ini bisa rutin digelar,” ungkapnya penuh optimisme.
Komitmen Panitia dan Pembinaan Berkelanjutan
Kesuksesan turnamen ini tak lepas dari kerja keras panitia yang diketuai langsung oleh AKBP Vicky Dzulkarnain, MM, didukung oleh Daniel Tri Hardanto, SE (Sekum), Aswin Pratama Tirta, SE (Bendum), Hamdani, ST, MM (Wakil Ketua), Drs. Zulkarnain, S.Pd (Bidang Kompetisi), serta Suarlis, Andriyanto, Budi Chaniago, Iswandi, Fauzi, dan Ifrizal.
Di bawah kepemimpinan AKBP Vicky Dzulkarnain, MM, Pengcab ORADO Kota Bandar Lampung berkomitmen penuh melakukan pembinaan berkelanjutan demi melahirkan atlet domino yang berprestasi dan berdaya saing.
Domino Resmi Naik Kelas Turnamen Fun Game ORADO Bandar Lampung menjadi bukti nyata bahwa domino telah bertransformasi—dari permainan tradisional menjadi cabang olahraga yang terorganisir, profesional, dan memiliki masa depan cerah di Lampung.
Domino kini bukan lagi sekadar hiburan, tetapi simbol prestasi, sportivitas, dan kebangkitan olahraga rakyat menuju panggung yang lebih tinggi. (Tim)


















