Lampung Selatan, Tipikor.news – Air bah datang tanpa ampun. Dalam sekejap, rumah-rumah di Kabupaten Aceh Tamiang terendam, jalanan berubah menjadi sungai, dan harapan warga diuji oleh derasnya arus banjir. Di tengah kepedihan itu, secercah harapan datang dari ratusan kilometer jauhnya — dari tanah Lampung Selatan.
Pada Rabu (17/12/2025), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lampung Selatan mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak banjir. Bantuan ini bukan sekadar paket logistik, melainkan simbol kasih dan solidaritas dari hati yang peduli
Kepala BPKAD Kabupaten Lampung Selatan, Wahidin Amin, menyampaikan bahwa langkah ini lahir dari kepedulian tulus seluruh pegawai BPKAD.
“Kami tahu, di balik setiap genangan air itu ada keluarga yang berjuang, ada anak-anak yang kehilangan tempat bermain, dan ada harapan yang hampir padam. Karena itu, kami ingin hadir, meski hanya dengan bantuan sederhana, untuk menyalakan kembali semangat mereka,” ujar Wahidin penuh haru, Jumat (19/12/2025).
Truk-truk bantuan berangkat membawa lebih dari sekadar barang. Mereka membawa pesan kemanusiaan: bahwa di tengah bencana, bangsa ini tidak pernah sendiri.
Banjir mungkin merenggut harta benda, namun tidak akan mampu memadamkan semangat gotong royong dan kepedulian. Semoga masyarakat Aceh Tamiang dan daerah lain yang terdampak segera bangkit, menata kembali kehidupan, dan menemukan kembali senyum di tengah duka. (Red)



















