Advertising

Bupati Pringsewu Lepas Kafilah MTQ ke-52 Provinsi Lampung: Langkah Penuh Harapan dan Doa

92
×

Bupati Pringsewu Lepas Kafilah MTQ ke-52 Provinsi Lampung: Langkah Penuh Harapan dan Doa

Sebarkan artikel ini

Pringsewu, Tipikor.news -Langit pagi Pringsewu tampak cerah ketika puluhan wajah penuh semangat berkumpul di halaman Graha Pamungkas, Selasa (9/12/2025).

Di antara lantunan doa dan gema salawat, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas berdiri tegak, melepas secara resmi kafilah Kabupaten Pringsewu yang akan berlaga di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-52 Tingkat Provinsi Lampung di Bandar Lampung.

Suasana haru terasa ketika bupati menyampaikan pesan penuh makna. Dengan suara bergetar namun tegas, ia mengingatkan para peserta agar menjaga niat dan keikhlasan.

“Jadikan keikutsertaan ini sebagai ibadah dan syiar Islam, bukan semata-mata untuk meraih kemenangan duniawi,” ujarnya di hadapan para peserta, official, dan jajaran pemerintah daerah.

Bupati juga menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah dengan menampilkan sikap dan perilaku yang berakhlakul karimah.

“Tunjukkan bahwa masyarakat Pringsewu adalah masyarakat yang religius, berbudaya, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur’an,” tambahnya.

Di tengah semangat yang membara, para peserta tampak menundukkan kepala, menyimak setiap kata yang keluar dari pemimpin mereka.

Beberapa mata terlihat berkaca-kaca, menyadari bahwa perjuangan mereka bukan sekadar kompetisi, melainkan perjalanan spiritual untuk mengharumkan nama daerah dan meneguhkan nilai-nilai keislaman.

“MTQ bukan hanya ajang mencari qori dan qoriah terbaik,” lanjut Bupati Riyanto, “tetapi juga momentum untuk menggali dan mengamalkan nilai-nilai luhur Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.”

Ketika prosesi pelepasan berakhir, suara takbir menggema. Para kafilah menaiki bus dengan langkah mantap, membawa harapan dan doa seluruh masyarakat Pringsewu. Bendera daerah berkibar di tangan mereka, menjadi simbol semangat dan kebanggaan.

Dari balik jendela bus, senyum dan lambaian tangan mengiringi keberangkatan mereka menuju Bandar Lampung. Di wajah-wajah muda itu, tergambar tekad untuk memberikan yang terbaik.

Pagi itu, Pringsewu tidak hanya melepas para peserta lomba. Ia melepas para duta Al-Qur’an — pembawa cahaya, penebar kedamaian, dan penjaga nilai-nilai suci yang akan mengharumkan nama daerah di panggung provinsi. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *