Kesehatan

Kuota Pelayanan RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro Dibatasi, Warga Diminta Cermat Atur Jadwal Berobat

16
×

Kuota Pelayanan RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro Dibatasi, Warga Diminta Cermat Atur Jadwal Berobat

Sebarkan artikel ini

Kota Metro, Tipikor News – RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro menerapkan sistem kuota pelayanan rawat jalan untuk sejumlah poli spesialis dan umum. Kebijakan ini dilakukan guna mengatur antrean pasien serta menyesuaikan kapasitas pelayanan tenaga medis dan fasilitas rumah sakit.

Berdasarkan jadwal dan daftar kuota pelayanan, setiap poli memiliki batas maksimal pasien per hari, dengan rata-rata kuota berkisar antara 5 hingga 50 pasien, tergantung jenis layanan dan ketersediaan dokter spesialis.

Hal tersebut dikatakan Direktur RSUD Jendral Ahmad Yani Kota Metro dr. Fitri Agustina, M.K.M saat di konfirmasi Tipikor news, Kamis (12.2/2026).

Lebih lanjut ia menjeladkan, Beberapa poli dengan kuota cukup besar di antaranya Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Penyakit Dalam, serta Bedah Onkologi yang mampu melayani hingga puluhan pasien per hari. Sementara itu, layanan seperti Rehabilitasi Medik, Konsultasi Gizi, dan beberapa poli khusus lainnya memiliki kuota lebih terbatas.

“Jam praktik dokter umumnya dimulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, dengan variasi hari layanan yang berbeda-beda pada setiap poli. Manajemen rumah sakit juga mengatur jadwal praktik berdasarkan hari tertentu guna menghindari penumpukan pasien,” Jelasnya.

Antisipasi Lonjakan Pasien
Dr. Fitri juga menyebutkan, sistem kuota ini bertujuan menjaga kualitas layanan medis sekaligus menghindari kepadatan berlebih di ruang tunggu. Selain itu, pembatasan kuota juga menjadi strategi untuk memastikan setiap pasien mendapatkan waktu pemeriksaan yang optimal.

Namun di sisi lain, sistem kuota ini kerap menjadi perhatian masyarakat. Pasien yang datang tanpa mendaftar lebih awal berpotensi tidak terlayani jika kuota hari tersebut telah terpenuhi.

Pihak nya juga mengimbau kepada Masyarakat Masyarakat diimbau untuk: Datang lebih awal sesuai jadwal poli, Memastikan kelengkapan administrasi sebelum berobat, Mengonfirmasi jadwal dokter karena dapat berubah sewaktu-waktu, dan Memanfaatkan layanan informasi resmi RSUD untuk memastikan ketersediaan kuota.

“Dengan sistem yang lebih terjadwal, diharapkan pelayanan kesehatan di RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro dapat berjalan lebih tertib, efektif, dan tetap mengutamakan keselamatan serta kenyamanan pasien,” Ungkap Dr. Fitri. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *