Bandar Lampung, Tipikor.news — Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bandar Lampung menegaskan bahwa ekosistem mangrove merupakan aset infrastruktur alami yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan wilayah pesisir secara berkelanjutan.
Melalui publikasi edukatif bertajuk “Mangrove: Aset Infrastruktur Alami Pesisir Kita”, Bapperida menekankan bahwa mangrove tidak sekadar tanaman pantai, melainkan sistem pendukung kehidupan yang memiliki nilai ekonomi dan ekologis tinggi bagi kawasan pesisir.
Mangrove berfungsi sebagai habitat dan area pemijahan berbagai jenis ikan dan biota laut yang mendukung ketahanan pangan serta keberlanjutan sektor perikanan lokal.
Selain itu, ekosistem ini berperan penting dalam menyaring polutan dan logam berat dari daratan sebelum mencemari perairan laut lepas.
Dari aspek perlindungan wilayah, mangrove menjadi benteng alami pesisir dalam meredam gelombang pasang, abrasi, hingga potensi bencana tsunami.

Akar mangrove yang kompleks mampu menahan sedimen serta memperkuat struktur tanah pesisir.
Bapperida juga menyoroti peran mangrove sebagai penyerap karbon yang efektif. Endapan tanah organik di kawasan mangrove diketahui mampu menyimpan karbon dalam jumlah besar, sehingga berkontribusi signifikan terhadap upaya penurunan emisi gas rumah kaca di tingkat daerah.
Sebaliknya, hilangnya ekosistem mangrove berpotensi menimbulkan dampak serius, mulai dari penurunan biodiversitas satwa pesisir, memburuknya kualitas perairan laut, hingga penyusutan garis pantai akibat abrasi.
Kerusakan mangrove juga berisiko melepaskan kembali karbon tersimpan ke atmosfer, yang dapat memperparah dampak perubahan iklim.
Atas dasar tersebut, Bapperida Kota Bandar Lampung mendorong agar jasa ekosistem mangrove menjadi bagian integral dalam perencanaan pembangunan daerah.
Perlindungan dan rehabilitasi mangrove dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk menjaga ketahanan lingkungan, ekonomi pesisir, serta keberlanjutan kota di masa depan.
Sumber: Bapperida Kota Bandar Lampung.




















