Bandar Lampung — Tahun 2025 menjadi babak penting bagi dunia pendidikan di Provinsi Lampung. Melalui berbagai kebijakan strategis, Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Lampung berhasil menghadirkan sejumlah terobosan yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama di sektor pendidikan menengah.
Ijazah Gratis, Bukti Kepedulian Pemerintah terhadap Pendidikan: Salah satu kebijakan paling menonjol sepanjang tahun 2025 adalah program pemberian ijazah gratis bagi siswa SMA dan SMK.
Program ini diluncurkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu, sekaligus upaya nyata untuk menekan angka putus sekolah akibat kendala biaya administrasi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico menyampaikan bahwa kebijakan ini telah memberikan manfaat besar bagi ribuan siswa di seluruh kabupaten dan kota.
Berdasarkan data per Desember 2025, dari total 13.193 ijazah yang tersedia sebelum dibuka posko, sebanyak 11.429 ijazah telah berhasil dibagikan.
Sementara itu, 1.764 ijazah lainnya disalurkan langsung ke rumah peserta didik melalui mekanisme distribusi aktif.
“Program ini bukan hanya soal dokumen kelulusan, tetapi juga simbol kehadiran negara dalam memastikan setiap anak Lampung mendapatkan hak pendidikannya secara utuh,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.
<span;>Revitalisasi 215 Sekolah, Dorong Kualitas Pendidikan Menengah
Selain kebijakan ijazah gratis, tahun 2025 juga ditandai dengan program revitalisasi sekolah yang masif di seluruh wilayah Lampung.
Program ini bertujuan memperkuat infrastruktur pendidikan agar proses belajar mengajar berlangsung lebih nyaman dan berkualitas.
Sepanjang tahun 2025, revitalisasi dilakukan terhadap 215 satuan pendidikan yang terdiri dari 141 SMA, 63 SMK, dan 11 SLB.
Peningkatan fasilitas meliputi perbaikan ruang kelas, laboratorium, sarana praktik, serta penguatan sistem keamanan sekolah.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif, sekaligus meningkatkan mutu pendidikan menengah di Provinsi Lampung.
Kelas Migran Vokasi, Lulusan Lampung Siap Bersaing di Jepang
Inovasi pendidikan Lampung tidak berhenti pada peningkatan akses dan fasilitas. Melalui Program Kelas Migran Vokasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung membuka peluang bagi lulusan SMA dan SMK untuk bekerja di luar negeri, khususnya di Jepang.
Program ini memberikan pelatihan intensif bagi siswa agar memiliki keterampilan dan etos kerja sesuai standar industri global.
Sepanjang tahun 2025, tercatat 137 siswa telah mengikuti program ini dan siap diberangkatkan untuk bekerja di Jepang.
Program Kelas Migran Vokasi menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di Lampung tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi juga pada kemandirian dan daya saing global lulusan.
Komitmen Membangun Pendidikan Lampung yang Unggul
Berbagai capaian sepanjang tahun 2025 menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Lampung dalam membangun pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berdaya saing.
Melalui kebijakan yang berpihak pada masyarakat, peningkatan sarana pendidikan, serta program vokasi yang visioner, Lampung terus menegaskan diri sebagai provinsi yang serius menyiapkan generasi emas masa depan. (Red)




















